Masyarakat Harus Paham Mitigasi Bencana

SOREANG,(GM)-
Masyarakat terutama yang tinggal di daerah rawan bencana alam, perlu memahami mitigasi bencana. Masih adanya kerugian besar maupun korban jiwa ketika terjadi bencana, menandakan mitigasi bencana belum sesuai dengan yang diharapkan.

Kepala Bidang Kabid Kedarutaran dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Bandung Cecep Hendrawan mengatakan, untuk mengurangi risiko bencana, pihaknya terus melakukan sosialisasi mitigasi bencana kepada para tokoh masyarakat. Sosialisasi ini diikuti fasilitator gempa, relawan aktif dan unsur pegawai negeri sipil (PNS), SKPD, serta unsur TNI dan Polri.

"Banyaknya peristiwa bencana yang menimbulkan korban jiwa maupun kerugian harta benda, telah membuka mata kita bahwa mitigasi bencana masih sangat jauh dari yang diharapkan. Oleh karena itu mitigasi bencana perlu dipahami oleh semua kalangan," katanya kepada "GM", Minggu (27/11).

Dijelaskannya, pada dasarnya mitigasi bencana merupakan seluruh kegiatan yang meliputi aspek perencanaan dan penanggulangan bencana, baik sebelum, saat maupun sesudah terjadi. Dikatakannya, tujuan mitigasi antara mencegah korban jiwa, mengurangi penderitaan manusia, memberi informasi masyarakat dan pihak berwenang mengenai risiko, serta mengurangi kerusakan infrastruktur utama, harta benda dan kehilangan sumber ekonomis.

Cecep menuturkan, untuk mencapai tujuan mitigasi ini, semua pihak harus mengenal dan beradaptasi terhadap bahaya bencana serta melakukan kegiatan berkelanjutan untuk mengurangi atau menghilangkan risiko jangka panjang. (B.97)**

0 komentar:

Posting Komentar