Update Prakiraan Musim Hujan 2015 - 2016

Wilayah Indonesia berada pada posisi strategis, terletak di daerah tropis, diantara Benua Asia dan Australia, diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, serta dilalui garis katulistiwa, terdiri dari pulau dan kepulauan yang membujur dari barat ke timur, terdapat banyak selat dan teluk, menyebabkan wilayah Indonesia rentan terhadap perubahan iklim/cuaca.
Fenomena yang mempengaruhi iklim di Indonesia :

  1. El Nino dan La Nina
  2. Dipole Mode
  3. Sirkulasi Monsun Asia - Australia
  4. Daerah Pertemuan Angin Antar Tropis (Inter Tropical Convergence Zone / ITCZ)
  5. Suhu Permukaan Laut di Wilayah Indonesia
Update Prakiraan Musim Hujan 2015 - 2016 secara umum dapat disimpulkan sebagai berikut:
  1. Awal Musim Hujan 2015/2016 di 342 Zona Musim (ZOM) diprakirakan umumnya mulai bulan November 2015 sebanyak 139 ZOM (40.6%) dan Desember 2015 sebanyak 103 ZOM (30.1%). Sedangkan beberapa daerah lainnya awal Musim Hujan terjadi pada Agustus 2015 sebanyak 12 ZOM (03.5%), September 2015 sebanyak 15 ZOM (4.4%), Oktober 2015 sebanyak 62 ZOM (18.1%), Januari 2016 sebanyak 1 ZOM (0.3%), Maret 2016 sebanyak 8 ZOM (2.3%), April 2016 sebanyak 1 ZOM (0.3%), dan Mei 2016 sebanyak 1 ZOM (0.3%).
  2. Jika dibandingkan terhadap rata-ratanya selama 30 tahun (1981- 2010), Awal Musim Hujan 2015/2016, sebagian besar daerah yaitu 256 ZOM (74.9%) mundur jika dibandingkan dengan rata-ratanya dan 68 ZOM (19.9%) sama terhadap rata-ratanya. Sedangkan yang maju terhadap rata-rata 18 ZOM (10.5%).
  3. Sifat Hujan selama Musim Hujan 2015/2016 di sebagian besar daerah yaitu 207 ZOM (60.5%) diprakirakan Normal dan 99 ZOM (28.9%) Bawah Normal. Sedangkan Atas Normal yaitu sebanyak 36 ZOM (10.5%).


Read more: http://www.bmkg.go.id/BMKG_Pusat/Informasi_Iklim/Prakiraan_Iklim/Prakiraan_Musim.bmkg#ixzz3qcZKRdVm
Share:

RANGKAIAN KEGIATAN BULAN PRB TAHUN 2015

A. MAIN AGENDA 
1. Opening Ceremony
Opening ceremony akan dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2015 pukul 14.00 di The Sunan Hotel Solo, dan akan dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Pada opening ceremony ini rencananya juga akan dihadiri oleh HE. Margareta Wahlstrom – UN Special Representative of the Secretary General for Disaster Risk Reduction.
Peserta dan undangan dalam opening ceremony ini adalah para menteri kabinet kerja, Gubernur, Bupati/Walikota serta Kepala Pelaksana BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
2. DRR Exhibition
DRR Exhibition ini adalah ajang dan media untuk berbagi informasi terkait capaian dan pembelajaran upaya pengurangan risiko bencana.
DRR Exhibition ini akan dilaksanakan di Benteng Vastenberg pada tanggal 16-18 Oktober 2015.
Tata Tertib Pameran | Layout booth | Rundown Ignite Stage *)new update 8 Okt
3. Pagelaran wayang
Pagelaran wayang akan dilaksanakan di Benteng Vastenberg pada tanggal 16 Oktober 2015 pukul 20.00 s.d selesai.
Pagelaran wayang ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana kepada masyarakat melalui pendekatan budaya di masyarakat, dengan dalang Ki Warseno “Slank” Harjodarsono.
4. Tangguh Award
Tangguh award merupakan penganugerahan yang diberikan kepada individu maupun organisasi/lembaga/institusi yang telah banyak memberikan kontribusi dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia.
Penganugerahan tangguh award akan di laksanakan di Aston Solo Hotel pada tanggal 17 Oktober 2015 pukul 19.00 – 22.00.
5. Closing Ceremony
Closing ceremony akan dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2015 pukul 14.00 di The Sunan Hotel Solo.
Dalam penutupan ini, akan dibacakan kesimpulan hasil dari seluruh rangkaian kegiatan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana berupa “Deklarasi Solo”, yang merupakan komitmen seluruh pihak dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana di Indonesia.
B. WORKING SESSION
Working session ini merupakan pertemuan-pertemuan yang dilaksanakan untuk membahas berbagai sesi terkait dengan output yang akan dicapai dalam Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Tahun 2015 ini sesuai dengan tema yang telah di tetapkan. Dari pertemuan yang dilaksanakan tersebut, diharapkan mendapatkan masukan dari berbagai pihak untuk dapat di formulasikan dalam “Deklarasi Solo” yang akan menjadi komitmen bersama dalam Pengurangan Risiko Bencana di Indonesia untuk mendukung pencapaian sasaran dalam RPJMN 2015-2019 dalam bidang Penanggulangan Bencana.
Working Session yang dilaksanakan meliputi:
1. WS#1 – Sendai Framework for Disaster Risk Reduction (SFDRR) dan Pengarusutamaan Pengurangan Risiko Bencana | concept note *update 1 okt
2. WS#2 – Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana (Safe School) |concept note *update 1 okt
3. WS#3 – Tujuan Pembangunan Berkelanjutan – Pengurangan Risiko Bencana – Adaptasi Perubahan Iklim (SDGs – DRR – CCA) | concept note *update 1 okt
C. SPECIAL SESSION
Special session ini merupakan pertemuan-pertemuan dengan berbagai topik sebagai sarana pembelajaran dalam rangka berbagi pengalaman, berbagi pengetahuan terkait dengan Penanggulangan Bencana.
Special Session pada Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Tahun 2015 meliputi:
SS#1 – Sosialisasi PRB | concept note
SS#2 – Kolaborasi Interfaith dalam Aksi Kemanusian PB | concept note
SS#3 – Pertemuan Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia – IABI |
SS#4 – Forum Perguruan Tinggi | concept note
SS#5 – PDNA -Sosialisasi Kajian Kebutuhan Pasca Bencana | concept note
SS#6 – Pelatihan Pendataan Pengungsi & Sosialisasi | concept note
SS#7 – Sosialisasi Indeks Pemulihan Bencana | concept note
SS#8 – Membangun Ketahanan Masyarakat terhadap Risiko Bencana Lingkungan dan Industri | concept note
SS#9 – Implikasi Komponen Inklusi dalam SFDRR | concept note
SS#10 – Pembiayaan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim | concept note
SS#11 – Peran Lembaga Usaha | concept note
SS#12 – Solusi Inovatif untuk masyarakat Tangguh Bencana dan Pembangunan Berkelanjutan | concept note
SS#13 – Tanggungjawab dan Kesiapan Pemimpin Ketika Terjadi Bencana | concept note |File Buku
SS#14 – Penguatan Peran BPBD dalam Membangun Kota Tangguh Terhadap Bencana dan Perubahan Iklim | concept note
SS#15 – Workshop Rencana Penanggulangan Bencana | concept note
SS#16 – Pengembangan Kajian Perubahan Iklim Berfokus Anak | concept note
SS#17 – Pembelajaran Sekolah Aman | concept note
SS#18 – Penguatan Ketangguhan Indonesia melalui PRB – StiRRRD | concept note
SS#19 – Integrating DRR into Disaster Management Law | concept note
SS#20 – Sertifikasi Profesi Penanggulangan Bencana | concept note
SS#21 – Konsultasi Nasional Panduan Core Humanitarian Standards dalam Konteks Indonesia | concept note *new
SS#22 – Forum Masyarakat Adat dan Jurnalis | concept note
SS#23 – Membangun Kesiapsiagaan Rumah Sakit dan Masyarakat untuk Kedaruratan Bencana | concept note *new
SS#24 – Publik Forum (Membangun strategi gerakan pengurangan risiko bencana) |concept note
D. SIDE EVENT
Side Event ini merupakan kegiatan pendukung dalam Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana meliputi:
SE#1 – Gelar Relawan | concept note
Gelar Relawan akan dilaksanakan pada tanggal 13-16 Oktober di Gor Manahan.
SE#2 – Lomba PRB
Berbagai Lomba yang diselenggarakan dalam Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Tahun 2015 meliputi:
a) Cerdas Cermat BPBD Provinsi | concept note
b) Lomba Pemetaan BPBD Provinsi | concept note
c) Lomba Menggambar tingkat SD (kelas 4 s/d 6) | concept note | hasil
d) Lomba Melukis GoodyBag (SMP) | concept note | hasil
SE#3 – Panggung Rakyat
Kegiatan ini adalah merupakan sarana sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana melalui pendekatan kesenian dan budaya masyarakat. Pada panggung rakyat ini akan menampilkan berbagai kesenian rakyat dan pentas musik yang akan di selenggarakan di Area Benteng Vastenberg.
SE#4 – Cultural Visit
Kegiatan ini merupakan kunjungan ke tempat wisata dan budaya (Heritage).
SE#5 – Bakti Sosial
Kegiatan ini di laksanakan dalam bentuk pemeriksaan kesehatan gratis yang akan dilaksanakan di Benteng Vasterberg dari tanggal 16 – 18 Oktober 2015.
SE#6 – Table Top Exercise (TTX) | concept note *) update 5  Okt
Kegiatan ini adalah merupakan geladi ruang penanggulangan bencana yang dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana. Pelaksanaan geladi ruang ini melibatkan seluruh SKPD di kota Solo.
SE#7. Pelatihan PB | concept note
Pelatihan yang dilaksanakan pada Peringatan Bulan PRB di Surakarta adalah Pelatihan Managemen Penanggulangan Bencana.
SE#8 – Konferensi Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK) | Concept Note
Kegiatan pertemuan PRBBK ini adalah dalam rangka mengembangkan kerangka kerja sama para pemangku kepentingan dalam mewujudkan gerakan pengelolaan risiko bencana berbasis komunitas di Indonesia.
Share:

PERINGATAN BULAN PENGURANGAN RESIKO BENCANA TAHUN 2015

Negara Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki potensi tinggi terjadinya berbagai jenis bencana. Berdasarkan catatan sejarah, Indonesia telah mengalami beberapa bencana dengan skala sangat besar atau “Catastrophe” baik pada era sebelum Indonesia merdeka hingga saat ini. Salah satu bencana yang membuka paradigma Indonesia dan dunia adalah Tsunami pada tanggal 26 Desember 2004, termasuk gempa ketiga terbesar dalam sejarah kegempaan di dunia. Selain mengakibatkan banyak kerusakan dan korban, juga sebagai titik awal kebangkitan paradigma pengurangan risiko bencana di Indonesia.
Dalam paradigma baru untuk penanggulangan bencana, disadari bahwa kompleksitas dari strategi penanganan permasalahan bencana memerlukan suatu kerjasama dan dukungan semua pihak dalam penanggulangannya terutama dalam upaya mengembangkan budaya pengurangan risiko bencana, sehingga dapat dilaksanakan secara terarah dan terpadu.
Untuk itu, Badan PBB yaitu UNISDR (United Nations International Strategy for Disaster Reduction), dalam rangka untuk mempromosikabudaya pengurangan risiko bencana, termasuk pencegahan bencana, mitigasi dan kesiapsiagaan, pada tahun 2009 telah menetapkan tanggal 13 Oktober sebagai hari peringatan Pengurangan Risiko Bencana Internasional (International Day for Disaster Risk Reduction).
Di Indonesia, Peringatan Pengurangan Risiko Bencana telah menjadi agenda Nasional yang dilaksanakan setiap tahun – Yogyakarta (2011), Yogyakarta (2012), Mataram (2013 dan Bengkulu (2014).
Sesuai dengan semangat nawacita dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019, dalam rangka “menurunkan indeks risiko bencana pada pusat-pusat pertumbuhan”, kegiatan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Tahun 2015 mengangkat tema Pengurangan Risiko Bencana Untuk Pembangunan Berkelanjutan
Share:

Maps

Pengikut