8 Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah


PACET,(GM)-
Sebanyak 8 unit rumah panggung ludes dilalap si jago merah dalam musibah kebakaran yang terjadi di Kp. Ciburial RT 03/RW 07, Desa Sukarame, Kec. Pacet, Kab. Bandung, Minggu (11/9) dini hari. Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik di salah satu rumah. Kini para korban terpaksa tinggal di rumah tetangga atau sanak saudaranya. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun jumlah kerugian dinilai cukup besar. 

Diperoleh keterangan, saat itu warga yang mengetahui kobaran api merasa panik begitu melihat kobaran api di salah satu rumah warga. Mereka berusaha memadamkan api dengan peralatan alakadarnya.

Di tengah kesibukan warga yang berusaha menjinakkan api, terdengar jerit histeris minta tolong. Sementara api dengan cepat menjalar ke rumah-rumah lainnya, karena umumnya rumah tersebut terbuat dari material yang mudah terbakar.

"Memang benar telah terjadi kebakaran yang mengakibatkan 8 unit rumah ludes. Dalam musibah kebakaran ini tidak ada korban jiwa, sementara jumlah kerugian materi masih dalam pendataan," ungkap anggota Damkar Kab. Bandung wilayah II Ciparay, Asep, Minggu (11/9).

Rumah yang mengalami kebakaran milik Ujang Herman, Wadri, Iwan, Asep, Apep Bahtiar, Amir, Isop, dan Siti. Kebakaran diduga disebabkan hubungan arus pendek listrik yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB di salah satu rumah yang ikut ludes terbakar.

Karena bangunan rumah yang terbakar rata-rata berupa rumah panggung yang terbuat dari kayu dan bambu, api dengan cepat melumat seluruh bangunan rumah tersebut.

"Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dan api baru bisa dipadamkan 3 jam kemudian. Dalam kebakaran ini api dengan cepat meratakan 8 rumah, sehingga nyaris tak ada barang yang berhasil diselamatkan," jelasnya.

Asep juga menuturkan, mobil pemadam kebakaran kesulitan menjangkau lokasi kebakaran mengingat rumah-rumah tersebut berada di tebing. Dua unit mobil Damkar diturunkan untuk menjinakkan api.

"Lokasi yang sangat sulit dijangkau membuat kami kesulitan menuju lokasi, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menjinakkan si jago merah," jelasnya.

Asep menambahkan, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. "Dalam musibah kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Sementara untuk mengetahui pasti penyebab terjadinya musibah tersebut, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan," ujarnya.

Berikan bantuan

Sementara itu, menurut Kabid Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Bandung, Cecep Hendrawan, delapan unit rumah yang hangus terbakar tersebut dihuni delapan kepala keluarga (KK) yang terdiri atas 36 jiwa. "Untuk sementara para korban ditampung di rumah-rumah saudara maupun tetangganya," terangnya.

Sedangkan bantuan, menurut Cecep pengirimannya sedang dipersiapkan. "Kami akan secepatnya memberikan bantuan kepada para korban terutama makanan dan obat-obatan," tegasnya.

Cecep juga menambahkan, korban sangat membutuhkan bantuan baju sekolah anak-anak.

"Di luar kebutuhan sehari-hari, para korban sangat membutuhkan baju-baju seragam sekolah karena anak-anak mereka umumnya masih bersekolah di SMP dan SMA," katanya. (B.84)**

0 komentar:

Posting Komentar