6 Rumah di Sukamulya Terbakar

PANGALENGAN,(GM)-
Enam rumah semipermanen di Kp. Sukamulya, RT 02/RW 06, Desa Marga Mekar, Kec. Pangalengan, Kab. Bandung ludes dilalap si jago merah, Kamis (5/5) pukul 09.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sedangkan kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Rumah yang terbakar ini milik Cuncun, Dadi, Tia, Jubaedi, Eman, dan Dadan. Korban kebakaran yang berjumlah 18 orang, sekarang menginap di rumah tetangga terdekat.

Berbagai keterangan yang dihimpun "GM", peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang kebetulan lewat di sekitar lokasi. Namun belum bisa dipastikan api berasal dari rumah siapa, karena ketika diketahui api sudah membesar dan membakar beberapa rumah. Rumah-rumah tersebut kosong karena penghuninya sedang bekerja di kebun dan sawah.

Kades Marga Mekar, Ade Wahyu menuturkan, api cepat sekali membesar karena rumah yang terbakar semipermanen. "Api berhasil dipadamkan warga satu jam kemudian menggunakan peralatan seadanya dan kebetulan di sekitarnya ada kolam," katanya.

Sementara Mantri Polisi (MP) Kec. Pangalengan, mengatakan, korban kebakaran sudah didata dan diserahkan ke Pemkab Bandung. Pihaknya juga sudah mengajukan bantuan ke Pemkab Bandung untuk para korban.

Dapat bantuan

Sementara korban bencana kebakaran di Kp. Nagrak RT 03/RW 07, Desa Jatisari, Kec. Cangkuang, Kab Bandung mendapat bantuan berupa uang dan family kit dari Pemkab Bandung. Pemkab Bandung juga memasang tenda darurat untuk tempat tinggal sementara korban.

Kebakaran yang menghanguskan rumah semipermanen milik Sunaryem dan Beben, terjadi Rabu (4/5) sekitar pukul 05.00 WIB. Rumah korban beserta isinya habis dilalap api.

Dituturkan Sunaryem, dirinya sekarang tinggal di rumah tetangga karena tenda darurat yang dipasang pemerintah belum bisa digunakan karena tanahnya becek diguyur hujan. "Kata pihak desa akan dipasang papan dulu, makanya sementara saya tinggal di rumah tetangga saja," ujarnya.

Bupati Bandung, Dadang M. Naser usai menyerahkan bantuan mengatakan, bantuan sebagai bentuk kepedulian dari pemerintah. Bupati berharap pihak swasta membantu meringankan penderitaan korban.

"Mungkin bantuan dari Pemkab Bandung tidak akan cukup mengganti rumah dan isinya karena keterbatasan anggaran. Makanya saya harap ada pihak swasta yang peduli. Bahkan saya juga meminta masyarakat bahu membahu memberikan bantuan," ujarnya.(B.97)**


0 komentar:

Posting Komentar