Penanganan Banjir Harus Menjadi Prioritas

SOREANG,(GM)-
Mantan Bupati Bandung periode 1995-2000, Hatta U. Djatipermana meminta Bupati Bandung, Dadang Naser dan Wakil Bupati Bandung dan Deden R. Rumaji agar memprioritaskan permasalahan banjir di Kab. Bandung.

"Penanganan banjir harus menjadi prioritas utama bagi pemerintah baru Kab. Bandung, tadi sudah dikatakan oleh Gubernur dan ini harus diupayakan penyelesaiannya," ungkap Hatta di sela-sela pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bandung di Gedung Moh. Toha, kompleks Pemkab Bandung, Soreang, Rabu (15/12).

Oleh karena itu program pemerintah dalam banjir ini harus diselesaikan secara bersama-sama antara pemerintah dengan masyarakat. "Masyarakat juga harus bisa membantu program pemerintah dan tentunya pemerintah juga harus bisa melaksanakan tugasnya," katanya.

Hatta juga berharap Bupati dan Wakil Bupati Bandung menyejahterakan masyarakat dan tentunya bisa membawa Kab. Bandung lebih maju lagi. "Tentunya harapan saya pemerintah sekarang bisa membawa Kab. Bandung lebih maju dan lebih baik lagi dan yang terpenting menyejahterakan masyarakat Kab. Bandung," paparnya.

Hal senada diutarakan Deden (38), warga Dayeuhkolot, Kab. Bandung. Ia meminta Bupati dan Wakil Bupati Bandung yang baru untuk menyelesaikan masalah banjir karena sudah lama tidak ada solusinya. "Banjir harus menjadi agenda utama bupati dan wakil bupati yang baru, mengingat sudah lama sekali banjir ini tidak ada penyelesaiannya," katanya.

Sementara itu, salah seorang seniman buhun Gong Renteng Mbah Bandong, Karhim (58), meminta agar pemerintah memperhatikan kebudayaan daerah. "Tentunya pemerintah sekarang harus lebih memperhatikan kesenian daerah agar tidak terkikis kebudayaan asing," jelasnya.

Selain memperhatikan kesenian, warga Lebak Wangi, Kp. Kabuyutan, Kec. Arjasari ini pun meminta pemerintah yang baru untuk memperhatikan sarana dan prasarana yang ada di Kab. Bandung.

"Yang pastinya kita juga meminta perhatiannya untuk jalan yang sudah pada rusak, juga infrastruktur lainnya," paparnya.

Sedangkan menurut Euis (34), yang sehari-hari berjualan di Pasar Soreang, saat ditemui di sekitar tempat pelantikan Gedung Moh. Toha Soreang mengatakan, pemerintah harus memperhatikan masyarakat, khususnya harga barang-barang kebutuhan. "Yang terpenting buat kami pemerintah lebih peduli lagi dengan kami ini. Saat ini barang-barang sangat tinggi harganya," jelasnya. (B.84)**

0 komentar:

Posting Komentar