Firasat Ibu Selamatkan Bayi Empat Bulan

SOREANG, (PRLM).- Firasat ibu kepada anaknya begitu kuat, itu terbukti ketika Didah Siti Khodijah (19), ibu dari putri bernama Ardelia Zifara yang masih berusia empat bulan itu, mengetahui bahwa bahaya akan datang apabila ia menidurkan anaknya di dalam kamar.
Didah dengan firasat keibuannya kemudian membawa anaknya itu keluar dari rumah, ia pun tidak sempat menyelamatkan barang berharga saat si jago merah melalap habis rumahnya di Kampung Kondang, Desa/Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, habis dilalap si jago merah, pada Kamis (16/6) sore sekitar pukul 16.30 WIB.
“Waktu kebakaran terjadi saya sedang menggendong ade mau diboboin, tapi saat mau menidurkan ade di kasur kamar saya dengar suara pletak-pletok di atas genting, ternyata kebakaran. Sontak saya langsung membawa ade keluar rumah,” ujar Didah kepada wartawan di lokasi pengungsian korban kebakaran di ruang kelas SMP Karya Pembangunan I, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jumat (17/6).
Didah mengatakan, ia sangat beruntung ketika tahu anaknya tidak jadi ditidurkan di kamarnya. “Untungnya tidak jadi diboboin di kasur, kalau jadi saya tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi nantinya,” ujarnya.
Api pertama kali membesar, kata Didah, tepat berada di belakang rumahnya.”Saya mencoba memadamkan api dengan cara disiram air, tapi ini kok bukannya padam, malah membesar,” ujarnya.
Ia mengaku, sangat terpukul dengan kejadian itu, terlebih saat ini suaminya sedang berada di Kab. Bekasi untuk bekerja.”Suami hanya pulang sebulan sekali. Rencananya dia akan pulang Jumat (17/6) sore,” ucapnya.
Ia pun berharap agar pemerintah segera membangun kembali rumah-rumah warga yang sudah rata dengan tanah. “Kalau tidak dibangun lagi, kami mau tinggal di mana?” ujarnya bertanya.
Saat ini, ia dan seluruh warga Kp. Kondang hanya bisa hidup dengan mengandalkan bantuan para donatur. “Tidak ada yang bisa saya selamatkan, cuman baju yang menempel di badan saja harta terakhir,” tuturnya.
Menurut dia, musibah kebakaran itu baru pertama kali terjadi, tapi musibah lainnya seperti banjir sering kali mendatangi Kp. Kondang. “Kampung Kondang setiap hujan besar selalu langganan banjir. Banjir yang datang kami masih bisa membersihkan kotoran pasca banjir di rumah, tapi kalau bencana kebakaran ya habis semua,” ucapnya. (A-194/A-88)***

0 komentar:

Posting Komentar