WARGA DESA CITAMAN TANAM POHON TREMBESI

SOREANG, (PR).-
Dua ratus pohon trembesi ditanam warga Desa Citaman, Kec. Nagreg, Minggu (19/12) di sekitar Lapangan Cipanimar. Penanaman pohon tersebut dilakukan untuk menyambut musim hujan dan penghijauan di Desa Citaman.

Sekjen Forum Masyarakat Peduli Nagreg (FMPN) Ato Suprapto mengatakan, penanaman pohon tersebut dilakukan secara rutin satu tahun sekali di Desa Citaman dalam rangkaian ritus nuras. Ato mengatakan, nuras adalah kegiatan yang biasa dilakukan warga Nagreg menyambut musim hujan dengan menanam pepohonan.

"Penanaman pohon trembesi ini dilakukan warga di lima RW yang ada di Desa Citaman, yakni warga RW 9, 10, 11, 12, dan warga RW 13," kata Ato kepada "PR" seusai penanaman pohon, di Desa Citaman, Minggu (19/12).

Menurut dia, ritus nuras dilakukan secara turun-temurun oleh warga Nagreg hingga 1964. Setelah sekian lama terhenti, kegiatan tersebut dihidupkan kembali pada 2009. "Kegiatan yang dilakukan sekarang ini merupakan rangkaian dari acara sebelumnya. Saya berharap lingkungan bersih dan hijau di Nagreg bisa tetap terjaga," tuturnya.

Jadi kebanggaan

Sementara itu, pemerhati budaya dan lingkungan Nagreg, Rudi Hermawan mengatakan, penanaman pohon bertujuan untuk membangun citra positif tentang Kab. Bandung, terutama wilayah Kab. Bandung bagian timur. "Akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami ketika pendatang dari daerah Garut atau Tasikmalaya melihat pemandangan hijau di sekitar Nagreg," katanya.

Menurut dia, ke depannya wilayah Nagreg bisa menjadi daerah konservasi alam di Kab. Bandung. "Oleh karena itu, sekarang di daerah Nagreg tidak ada pabrik seperti di daerah Cicalengka dan Rancaekek," ucapnya.

Rudi menambahkan, dia merasa bangga apabila kondisi lingkungan di sekitar Nagreg terus terjaga keasriannya. "Sebagai pintu gerbang Kab. Bandung di bagian timur, kita harus bisa memberikan kesan yang baik kepada para pendatang," ujarnya.